Indonesia Demografi

Populasi Indonesia (2026)

Lihat populasi, bagan & tren langsung: Populasi Indonesia

Populasi Indonesia
287.886.782
lihat langsung
Perubahan Tahunan
+0,76%
Pangsa Global
3,47%
Peringkat Global
4

Usia Median

Usia median di Indonesia adalah 30,7 tahun (2026).

Fertilitas di Indonesia

Tingkat Kesuburan Total (TFR) 2,1 mewakili Tingkat Kesuburan Pengganti: jumlah rata-rata anak per wanita yang dibutuhkan agar setiap generasi dapat menggantikan dirinya sendiri tanpa memerlukan imigrasi internasional. Nilai di bawah 2,1 akan menyebabkan populasi asli menurun


Tingkat Kesuburan Total (TFR)
2,1
(Kelahiran Hidup per Wanita, 2026)

Angka Harapan Hidup di Indonesia

Lihat juga: Peringkat Negara-negara di Dunia berdasarkan Angka Harapan Hidup

Kedua Jenis Kelamin
71,6
(angka harapan hidup saat lahir, gabungan kedua jenis kelamin)
Perempuan
73,8
(angka harapan hidup saat lahir, perempuan)
Pria
69,4
(angka harapan hidup saat lahir, laki-laki)


Angka Kematian Bayi dan Kematian Anak di Bawah 5 Tahun di Indonesia


Kematian Bayi
15,6
(kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup)
Kematian di bawah usia 5 tahun
18,8
(per 1.000 kelahiran hidup)


Indonesia Populasi Perkotaan

Saat ini, 60,3% dari populasi Indonesia merupakan penduduk perkotaan (173.513.303 jiwa pada 2026)


Kepadatan Penduduk

Kepadatan penduduk 2026 di Indonesia adalah 159 jiwa per Km2 (412 jiwa per mi2), dihitung berdasarkan total luas daratan seluas 1.811.570 Km2 (699.451 mil persegi).

Kota terbesar berdasarkan populasi di Indonesia

(termasuk borough, distrik, aglomerasi perkotaan, dll.)

Peringkat Kawasan Perkotaan Estimasi Populasi (2025)
1 Jakarta 41.913.860
2 Bandung 8.909.104
3 Surabaya 6.843.503
4 Medan 4.245.895
5 Tasikmalaya 2.827.255
6 Yogyakarta 2.793.747
7 Semarang 2.679.349
8 Denpasar 2.352.734
9 Makassar 2.255.088
10 Palembang 2.132.576
11 Tarogong 1.917.036
12 Malang 1.899.616
13 Slawi 1.733.437
14 Cirebon 1.566.821
15 Surakarta 1.538.599
16 Batam City 1.500.354
17 Purwokerto 1.331.010
18 Samarinda 1.325.554
19 Pekanbaru 1.208.872
20 Padang 1.184.342
21 Bandar Lampung 1.184.054
22 Mataram 997.132
23 Jambi 980.534
24 Pekalongan 978.519
25 Banjarmasin 930.711
26 Pontianak 808.759
27 Tulungagung 728.924
28 Balikpapan 728.771
29 Jepara 714.514
30 Kudus 671.940
More info

Lihat juga

Sumber

Definisi

Piramida Penduduk

Piramida penduduk (juga disebut "Piramida Usia-Jenis Kelamin") adalah representasi grafis dari usia dan jenis kelamin suatu populasi.

Jenis:

  • Ekspansif - piramida dengan dasar yang lebar (persentase orang yang lebih besar dalam kelompok usia muda, yang mengindikasikan angka kelahiran dan angka kesuburan yang tinggi) dan puncak yang sempit (angka kematian yang tinggi dan angka harapan hidup yang lebih rendah). Ini menunjukkan populasi yang sedang tumbuh. Contoh: Piramida Penduduk Nigeria
  • Konstriktif - piramida dengan dasar yang sempit (persentase kaum muda yang lebih rendah, yang mengindikasikan penurunan angka kelahiran di mana setiap kelompok usia berikutnya menjadi lebih kecil dari kelompok sebelumnya). Contoh: Amerika Serikat
  • Stasioner - dengan proporsi yang agak sama dari populasi di setiap kelompok usia. Populasinya stabil, tidak bertambah maupun berkurang.

Tahapan:

Population pyramid stages

Rasio Ketergantungan

Ada tiga jenis rasio ketergantungan usia: Usia Muda, Lansia, dan Total. Ketiga rasio tersebut biasanya dikalikan 100.

Rasio Ketergantungan Usia Muda

Definisi: populasi usia 0-15 dibagi populasi usia 16-64.

Rumus: ([Populasi usia 0-15] ÷ [Populasi usia 16-64]) × 100

Rasio ketergantungan lansia

Definisi: populasi usia 65 tahun ke atas dibagi populasi usia 16-64.

Rumus: ([Populasi usia 65 tahun ke atas] ÷ [Populasi usia 16-64]) × 100

Rasio ketergantungan total

Definisi: jumlah rasio usia muda dan usia tua.

Rumus: (([Populasi usia 0-15] + [Populasi usia 65 tahun ke atas]) ÷ [Populasi usia 16-64]) × 100

CATATAN: Rasio Ketergantungan tidak memperhitungkan tingkat partisipasi angkatan kerja berdasarkan kelompok usia. Sebagian populasi yang dihitung sebagai "usia kerja" mungkin sebenarnya menganggur atau tidak termasuk dalam angkatan kerja, sedangkan sebagian populasi "tanggungan" mungkin bekerja dan tidak selalu bergantung secara ekonomi.