Kelistrikan Indonesia

Lihat juga: Energi Indonesia

Pembangkitan Listrik di Indonesia

Indonesia membangkitkan listrik sebesar 235.413.340 MWh per 2016 (mencakup 110% dari kebutuhan konsumsi tahunannya).


Terbarukan
13%
31.658.000 MWh
Listrik Tenaga Air 19.176.000 MWh (8,15%) Non-Hidroelektrik 12.482.000 MWh (5,30%)
Panas Bumi 10.656.000 MWh (4,53%) Angin 6.000 MWh (0,0025%) Tenaga Surya 21.000 MWh (0,0089%) Pasang Surut & Gelombang 0 MWh (0%) Biomassa & Limbah 1.799.000 MWh (0,76%)

Konsumsi Listrik di Indonesia

Indonesia mengkonsumsi listrik sebesar 235.413.340 MWh per 2016.

Impor/Ekspor

  • Indonesia mengimpor listrik sebesar 693.000 MWh pada 2016 (mencakup 0,32% dari kebutuhan konsumsi tahunannya).
  • Indonesia mengekspor listrik sebesar 0 MWh pada 2016.

Konsumsi Listrik 213.400.340 MWh
Pembangkitan Listrik 235.413.340 MWh
Nuklir 0 MWh 0%
Energi Terbarukan 31.658.000 MWh 13,45%
Tenaga Air 19.176.000 MWh 8,15%
Energi Terbarukan Non-Hidroelektrik 12.482.000 MWh 5,30%
Panas Bumi 10.656.000 MWh 4,53%
Angin 6.000 MWh 0,0025%
Tenaga Surya, Pasang Surut, Gelombang, Sel Bahan Bakar 21.000 MWh 0,0089%
Pasang Surut & Gelombang 0 MWh 0%
Biomassa & Limbah 1.799.000 MWh 0,76%
Bahan Bakar Fosil 203.755.340 MWh 86,55%
Tenaga Air & Penyimpanan Terpompa 0 MWh 0%
Impor Neto 693.000 MWh 0,29%

(Data yang ditampilkan dalam tabel adalah untuk tahun 2016, tahun terakhir dengan data lengkap di semua kategori)

Lihat juga

Sumber